Apa Khabar Nagari IV Koto Hilir Batang Kapas? Jilid II ….

Lokasi Balon Kapalo Banda..

Potensi alam yang dimiliki di Nagari IV Koto Hilie, salah satunya sungai, sungai merupakan salah satu potensi yang bermanfaat di segi pertanian yang mengaliri air sungai ke bandar irigasi masyarakat, hal ini dapat kita jumpai di sawah – sawah yang terbentang di Nagari IV Koto Hilie, pada musim tanam sungguh indah di pandang mata, bagaikan beludru hijau yang terbentang. Tapi sangat disayangkan sungai yang ada di Nagari IV Koto Hilie sudah banyak penyempitan dan pendangkalan. Hal ini menyebabkan kapasitas debit menurun sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi akan menyebabkan banjir di pemukiman sekitar. Salah satu solusi untuk menangani banjir adalah dengan normalisasi sungai. Hal ini dapat ditimbulkan oleh bibir – bibir sungai yang sudah retak, hancur karena bencana banjir dan ulah manusia. Penyempitan dan pendangkalan sungai bisa berakibat aliran sungai tak lancar lagi pada bandar – bandar irigasi sawah masyarakat. Kalau kita lihat pematang – pematang sawah di Sago banyak yang rusak, bandar – bandar kecil tersebut hanya  diperbaiki pada musim turun kesawah oleh pemilik – pemilik sawah saja, sangat kita sesalkan mengapa ?. Atau karena sifat gotong royong telah hilang?. Kalau kita lihat pertanian di tanah jawa, dalam 1 tahun bisa panen sebanyak 2 kali dalam setahun, mengapa di kampung kita tidak demikian??.

Balon Kapalo Banda…

Aliran sungai di Batang Jalamu yang memanjang dari Induriang Kapalo Banda sampai ke Muaro Anakan di Nagari Koto Nan Duo, merupakan debit air yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat , di musim turun ke sawah, bandar – bandar irigasi yang terdapat di wilayah terbentuk berdasarkan luas dan lahan yang tersedia.  Jadi masih berupa bandar – bandar kecil di pematang sisi sawah. Kadang – kadang pada musim bertanam tersebut kebanyakan  berebutan untuk mendapatkan air, karena kurangnya penampungan air dan kadang tidak lancar bahkan tidak mengalir sama sekali, hal ini dapat kita lihat di sawah – sawah Sago di Koto Tuo, Sapan  Limau Sundai  dan sekitarnya.

Batang jalamu

Jembatan Jalamu sepertinya perlu perhatian khusus, karena dari badan sungai sudah melebar dan kondisi jembatan menjorok agak ke dalam dari sungai tersebut. Kalau dibiarkan suatu saat nanti mungkin berakibat fatal terhadap jalan propinsi tersebut, kalau tidak kita mulai saat sekarang memperhatikannya, sekiranya jembatan ini runtuh bisa menghambat perekonomian dan transportasi masyarakat dan akibat lainnya, mohon pada pihak pemerintah setempat dan Pak Bupati Pesisir Selatan dapat memberi waktu berkunjung ke wilayah ini.

Jembatan Jalamu

Jembatan Kalumpang yang terletak di daerah batas antara 2 Kenagarian yaitu Kenagarian IV Koto Hilir dan Kenagarian Koto Nan Tigo perlu kita perhatikan juga, karena jembatan tersebut dalam kondisi yang sama dengan jembatan Jalamu. Tetapi perbedaan di jembatan kalumpang ini sungainya sangat begitu dalam dan aliran sungainya tenang dan tak jauh dari jembatan ini kelihatan bibir pantai. Pelarangan pengambilan pasir di dekat jembatan ini telah lama dilakukan oleh pemerintah setempat.

Tapak Tower No. Tiang 182 Aie Tajun Kp. jambak

Pembangunan tapak tower ( Sutet ) di Nagari IV Koto Hilie sedang dalam pekerjaaannya, beberapa lahan masyarakat telah berdiri tapak tower yang dimaksud. Dalam pembebasan lahan dari Pihak PLN ke masyarakat dibayarkan ganti rugi secara kompensasi. Pembayaran kompensasi ini dibayarkan secara bervariasi kepada pihak pemilik lahan. Tetapi sangat di sayangkan sekali, kepada saya : karena lahan yang dibangun di tanah milik saya sampai saat ini belum terselesaikan. Sejak awal saya tidak pernah dibawa sosialisasi mengenai pembangunan ini, saya kaget dan bingung kenapa orang lain yang tidak memiliki lahan bisa menerima kompensasi di lahan saya. Lahan saya berada di Aie Tajun Kampung Jambak  Pasar Kuok, sedangkan penerima kompensasi bukan pemilik lahan dan saya tidak bersepadan / berbatas apapun dengan dia yang bernama Jusnita dengan besar kompensasi Rp 9.000.000,-, kemudian timbul lagi permasalahan lain, pada saat saya melakukan pengugatan yang saya ajukan dan ditanda tangan oleh saksi – saksi sepadan saya.  Permainan apa lagi ini yang dibawakan oleh Kepala Kampung Jalamu yang bernama Erizon dengan segala dalil – dalilnya yang tak masuk diakal dan memutar fakta lain lagi serta merekayasa fakta yang ada dalam masalah ini. Mohon kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terutama pada Bapak Bupati Pesisir Selatan dapat membantu penyelesaian hal ini.

Kantor Camat Batang Kapas

Sebagaimana perbuatan buruk mendapatkan balasannya di dunia, begitupun halnya perbuatan baik.

Allah swt berfirman: Orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (adzab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Yûnus [10]: 27). Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (Az-Zalzalah [99]: 8).

Mesjid Baitul Makmur, mesjid yang kita bangga-banggakan selama ini, telah semakin indah dan menawan. Tiang – tiang Masjid Baitul Makmur dipoles dengan warna yang sesuai dan menyejukkan hati jika kita berada di dalamnya. Di hari Idul Adha nanti mohon pada dunsanak yang mampu baik yang dirantau untuk dapat BERKURBAN, menyumbang sambil beramal.

Tak jauh dari lingkungan mesjid kita temui sebuah bangunan baru,  dibangun dari bantuan PNPM Mandiri Pedesaan Tahun Anggaran 2011, yaitu bangunan MDA BAITUL MAKMUR  sebagai sarana pendidikan agama bagi anak – anak kita untuk dapat belajar dan menimba ilmu pendidikan agama Islam. Semoga dengan MDA yang baru ini menambah peduli kita terhadap kebutuhan – kebutuhan lain, seperti buku – buku perpustakaan dan alat peraga belajar anak, kepedulian kita adalah masa depan mereka….

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

Apa Khabar Nagari IV Koto Hilie Batang Kapas ??? Jilid I……

Nagari IV Koto Hilie terletak di Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan Propinsi Sumatera Barat. Kalau diperkirakan mungkin 98 km dari pusat Kota Padang.  Nagari IV Koto Hilie terdiri beberapa kampung yaitu :  Pasar Kuok, Koto Tuo, Limau Sundai, Bukit Tambun Tulang, Jalamu, Teluk Betung.

Kantor Wali Nagari IV Koto Hilie

Kantor Wali Nagari IV Koto Hilie Kecamatan Batang Kapas

Sejak pemekaran Nagari IV Koto Hilie menjadi 3 ( tiga ) nagari yaitu : Kenagarian IV Koto Hilie, Kenagarian Koto Nan Duo IV Koto Hilie, dan Kenagarian Koto Nan Tigo IV Koto Hilie. Masing – masing nagari ini saling berpacu dalam pembangunan dan pengembangan kemajuan peningkatan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan nagarinya masing – masing. Tanah yang luas terbentang sawah yang hijau membuat nagari ini memaparkan senyum yang menawan indah dipandang mata. Tanah yang berbukit yang memanjang dari sebelah utara ke selatan, kita lihat pesona perbukitan di Bukit Pulai memanjang ke arah Kenagarian Taluak. Suatu pesona yang indah kalau kita berkunjung kesana. Potensi alam yang indah ini dapat dikembangkan menjadi wilayah wisata, terutama jika kita berkunjung di Pantai Teluk Kasai maupun di Teluk Tempurung.

Pegawai Kantor Wali Nagari IV Koto Hilie

Pegawai Kantor Wali Nagari IV Koto Hilie.

Nagari IV Koto Hilie, tidak kalah dengan nagari lainnya di Kecamatan Batang Kapas, dahulunya sebagai pusat kota dari kecamatan Batang kapas ini adalah Pasar Kuok, tetapi sejak adanya pengembangan tata wilayah, pusat pemerintahan berpindah ke Limau Sundai. Di kampung Pasar Kuok dapat kita temui pasar nagari yang sekaligus menjadi pasar induk di kecamatan Batang Kapas, tetapi sangat disayangkan kebersihan dan kenya-manan perlu perhatian dari semua pihak, karena pembuangan sampah, penataan warung pojok di depan pasar membuat mata kita tidak sedap lagi jika memandangnya, semoga budaya bersih dapat ditingkatkan.

Pentas Nagari IV Koto Hilie

Pentas Nagari IV Koto Hilie

Kalau kita lihat di Medan Nan Bapaneh, sebuah lapangan yang cukup luas terdapat pentas nagari, sepertinya perlu renovasi dimana bangunan ini sejak dahulu sampai sekarang tidak pernah berubah bentuk masih seperti yang dulu, kata penyanyi legendaris Dian Pisesha “ Aku masih seperti yang dulu “ ya begitulah keadaannnya. Pentas ini digunakan oleh anak nagari sebagai tempat berlomba dan kesenian anak nagari. Teringat saya waktu dalam kegiatan Pelantikan Wali Nagari IV Koto Hilie, saya saat itu sebagai sekretaris di Panitia Alek Nagari bersama – sama dengan kawan – kawan lainnya berpartisipasi mengadakan kegiatan tersebut, masing – masing kampung di nagari ini membantu kegiatan baik berupa tenaga dan kebutuhan – kebutuhan di acara tersebut.

Kepala Kampung Pasar Kuok

Kepala Kampung Pasar Kuok, Bpk. Taswir

Tapi sekarang saya jarang temui kegiatan – kegiatan kesenian di pentas ini. Semoga suatu saat nanti ada yang mau membangun bangunan ini menjadi indah atau bergonjong nuansa minang, Dan kesenian – kesenian anak nagari ditingkatkan dan dikembangkan semoga bakat yang tersimpan di generasi muda kita dapat digali dan dikembangkan sehingga jalinan silahturrahmi dari kita anak nagari saling berhubungan kembali baik yang di kampung maupun di rantau ( Himpunan Keluarga Batang Kapas / HKB ).

Lapangan Volley dan Takraw

Lapangan Volley dan Takraw di Medan Nan Bapaneh

Disisi lain dari lapangan atau dari pentas terdapat lapangan volley ball dan takraw, biasanya tiap – tiap sore pemuda – pemudi berkumpul berolahraga, tapi sekarang saya lihat sudah jarang mereka berkumpul bermain volley atau takraw. Atau mungkin sebuah bola  volley / takraw sudah mahal mungkin harganya???

Gedung Serbaguna

Gedung Serbaguna Pasar Kuok

Di depan Medan Nan Bapaneh terdapat Kantor Wali Nagari IV Koto Hilie dan Gedung Serbaguna, di gedung ini biasanya digunakan untuk bermain badminton dan kegiatan – kegiatan penunjang lainnya seperti tempat rapat, dan tempat lomba – lomba kegiatan sekolah maupun masyarakat, kegiatan – kegiatan silahturrahmi dan sebagainya. Bangunan ini cukup luas di bangun dari swadaya masyarakat, Tokoh – tokoh yang telah berpartisipasi dalam pembangunan gedung ini, seperti Bpk. Zaitul Makruf, Bakri Masodirajo ( alm ), DR. Arwan Kasri dan pemuka masyarakat lainnya.

Rumah Gadang

Rumah Gadang Suku Sikumbang Kel. Besar H.Oemar & Hj. Sadarnah

Tak jauh dari sini dapat ditemui bangunan rumah gadang suku Sikumbang Kegadangan Dt.Tan Piaman dari Keluarga H. Oemar dan Hj. Sadarnah. Dan saya salah satunya cucu kandung dari mereka.

Di kampung Jalamu  sepertinya ada hal – hal yang menarik, tempat saya tinggal, daerah ini tempat potensi alam yang tertidur sangat lelap, semoga saja ada investor yang bersedia berkunjung dan melihat alamnya yang indah dapat dikembangkan dan dilestarikan. Daerah perladangan, dengan bukit – bukit yang dapat ditanami hasil rakyat dalam peningkatan ekonomi masyarakatnya. Juga kita temui sebuah sungai yang sangat jernih airnya, yaitu Sungai Jalamu, banyak yang mandi di sungai ini.

SD Negeri No. 20 Jalamu

SD Negeri No. 20 Jalamu

Apalagi saat balimau di bulan puasa dan hari raya, Akan tetapi disisi lainnya ada sebuah SD disana yang terancam karena tebing sungai sudah terban dan merusak dinding sekolah tersebut, SD tersebut adalah SD Negeri No 20 Jalamu, tepatnya tidak begitu jauh dari tempat tinggal saya, karena daerah ini sering terjadi banjir dan air bah tadi kadang merusak kawasan tersebut. Mohon perhatian pemerintah setempat dapat membantu penyelamatan pembuatan tanggul sekolah supaya tidak mencederai anak – anak SD tersebut saat bermain di lokasi tersebut.

Kampung Teluk Betung adalah wilayah wisata pantai yang menakjubkan dengan pasir putih dan banyak pengunjung yang datang, sungguh menarik bila dikembangkan menjadi objek wisata. Disini merupakan kampung nelayan dan itu salah satu  mata pencarian masyarakatnya.

Di Kampung Koto Tuo terdapat lapangan sepak bola, di lapangan ini sering dilaksanakan pertandingan / tournament sepak bola, baik antar kecamatan maupun  kampung. Koto Tuo adalah kampung tertua di Nagari IV Koto Hilie.

Kampung Limau Sundai banyak ditemui instansi – instansi pemerintah seperti Kantor Camat Batang Kapas, Kantor Koramil dan Kantor Polsek Batang Kapas dan juga Kantor Dinas Pendidikan yang terletak antara batas wilayah kampung Limau Sundai dengan Kampung Koto Tuo. Disini juga dapat kita temui sekolah madrasah seperti MTsN Pasar Kuok dan SD Negeri No 21 Limau Sundai.

Kampung Bukit Tambun Tulang juga sangat menarik dengan potensi daerahnya, diantaranya terdapat bangunan SMP Negeri 1 Batang Kapas, dan sekolah dasar lainnya disekitarnya, disisi lainya mata pencarian masyarakat di Muaro banyak sebagai nelayan dan juga bertanam, sawah – sawah menghijau sangat menyejukkan mata.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pembangunan Tapak Tower ( SUTET ) dengan No. Tiang 182 lokasi Aie Tajun Kampung Jambak Pasar Kuok di Kec.Batang Kapas Kab. Pesisir Selatan .

RANG SIKUMBANG BATANG KAPAS ---------------PESISIR SELATAN

Saya juga turut prihatin yg terjadi d lahan saya, sejak awal akan dimulai pelaksaan pembangunan tapak tower ( Sutet Pesisir Selatan ) di Kecamatan Batang Kapas, saya tdak tahu dan tidak pernah dberitahu akan pelaksanaan tower ini, sampai adanya konpensasi dari lahan. Dan saya tidak pernah di undang tentang sosialisainya. Kemudian saya diberitahu oleh saudara saya, bahwa lokasi saya telah ada pemancangan areal lahan tapak tower untuk tegangan tinggi, Kemudian saya tinjau lahan perladangan saya ternyata benar, ada pemancangan pembangunan yang dimaksud dimana tapak tower tersebut dengan no. tiang 182, saya tidak tinggal diam, saya tanyakan hal tersebut dgn orang2 yg terkena dampak kompensasi, ternyata uang kompensasi telah dbayarkan oleh pihak PLN ke seseorang dgn inisial J,  Dan laporan tersebut saya lihat memang benar telah dbayarkan sebesar Rp. 9.000.000,-.  Saya tambah bingung kenapa orang lain yang tidak memiliki hak di lahan saya bisa menerima uang kompensasi, Ada apa dibalik semua…

Lihat pos aslinya 251 kata lagi

Geng Motor di Sweeping Petugas Polsek Batang Kapas.

RANG SIKUMBANG BATANG KAPAS ---------------PESISIR SELATAN

Batang Kapas, 11 Agustus 2011. Aksi geng motor yang terjadi di Pasar Batang Kapas Nagari IV Koto HIlir Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan sangat meresahkan masyarakat setempat. Warga terganggu akibat suara bising dari kendaraan kelompok geng motor. Kegiatan ini berlangsung tiap malam minggu sampai menjelang subuh. Aktivitas geng motor sudah menjadi ancaman kalau dibiarkan, Kenapa? yang berada di dalam geng motor tersebut adalah usia remaja, usia yang labil dimana ingin di akui dan di hargai dalam tindakannya, Sayangnya terkadang mereka memilih tempat yang keliru. Perbuatan geng motor itu sudah menganggu ketentraman masyarakat dan tidak mungkin di sepelekan lagi karena telah merenggut korban jiwa. Seperti yang telah kita lihat beberapa bulan ini sebelumnya, mereka tidak lagi berasal dari Kecamatan Batang Kapas tetapi datang dari Surantih, Ampiang Parak, Painan dan Sago.
Mensikapi hal ini, tindakan tersebut telah diwadahi juga oleh tokoh–tokoh masyarakat setempat, tetapi tidak ditanggapi sama sekali. Sehingga Koramil dan…

Lihat pos aslinya 340 kata lagi

MENGGAPAI ASA,….

Aku tidak dapat mengubah masa lalu.

Aku tidak dapat mengubah tingkah laku orang.

Aku tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi.

Ada saat-saat dalam hidup ketika anda sangat merindukan seseorang, sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam alam nyata. Semoga anda memimpikan orang seperti itu.

Sikap lebih penting daripada penampilan, karunia, atau keahlian.

Hal yang paling menakjubkan adalah anda memiliki pilihan untuk menghasilkan sikap yang anda miliki pada hari itu.

Bermimpilah tentang apa yang ingin anda impikan, dan pergi ke tempat-tempat dimana ingin pergi, dan menjadi seperti yang anda inginkan, karena anda hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin anda lakukan.

Semakin lama anda hidup, semakin kita sadar. Akan pengaruh sikap dalam kehidupan.

Memandang segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hati kita, sangat mungkin hal itu menyakitkan hati orang itu pula.

Tak ingin mengucapkan selamat tinggal jika anda masih mau mencoba, dan tak akan pernah menyerah jika kita masih merasa sanggup, dan tak akan pernah mengatakan anda tidak mencintainya lagi jika kita masih tidak dapat melupakannya.

Hidup memang harus memilih, demikian juga dengan ‘pertarungan’ dalam kehidupan kita.  Oleh karenanya, tak ingin membuang setiap detik dari waktu kita untuk bertarung dengan hal-hal yang sepele. Kita coba menaikkanlah peringkat dengan hanya bertarung pada hal-hal yang BERNILAI dan BERGUNA paling tidak untuk diri kita sendiri dan untuk selanjutnya bagi yang lain.

Ada hal-hal yang sangat ingin anda dengar tetapi tidak akan pernah kita dengar dari orang yang kita harapkan untuk mengatakannya. Semoga kita  janganlah menulikan telinga anda untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh hati.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika anda bertemu seseorang yang sangat berarti bagiku dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya dan kita harus melepaskannya.